Fisioterapi (FT)

  • FT untuk Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) : Layanan terapi menyeluruh pada semua gangguan kasus pertumbuhan anak, otak yang layuh pada saat setelah dilahirkan serta kasus bawaan lahir lainnya. mis: Cerebral Palsy, Down Syndrome, Spina Bifida
  • FT Umum : Layanan Terapi menyeluruh pada kasus-kasus : kelainan pada otot, tulang, sendi, syaraf, sebelum dan sesudah operasi.
  • Terapi untuk pemulihan, memelihara gerak dan fungsi tubuh dengan Terapi manual atau menggunakan Elektroterapi.

Hidroterapi

  • Layanan terapi yang menggunakan media air didalam kolam renang, untuk stimulasi kasus gangguan perilaku, tumbuh kembang anak dan dewasa
  • Terapi di YPAC Jakarta menggunakan air hangat, utk memberikan efek sedatif / nyaman bagi pasien.
  • Terapi bagi ABK : cerebral palsy, down syndrome, hiperaktif
  • Terapi Dewasa : kasus degenerasi seperti osteoarthritis, low back pain ( nyeri pinggang bawah )

Terapi Wicara

  • Layanan terapi bagi yang mengalami gangguan bicara, bahasa, irama, suara, dan menelan pada Anak kebutuhan khusus, Anak dan Dewasa. Mis : gangguan bicara pada anak Cerebral Palsy, Down Syndrome, autisme, penderita stroke, dll
  • Terapi yang diberikan :
    – Massage organ artikulasi
    – Latihan oral motor
    – Latihan menelan
    – Latihan pemahaman
    – Latihan pengucapan

Terapi Sensori Integrasi (SI)

  • Layanan Terapi yg memberikan stimulasi kpd anak agar dpt menggunakan ke-7 sistem inderanya dlm kehidupan sehari-hari sesuai tuntutan lingkungan.
  • SI dapat diberikan pada anak normal utk meningkatkan potensi dan bagi ABK untuk mengatasi problem sensorik. Mis : Masalah atensi konsentrasi (autisme), movement control, takut ketinggian, takut bergerak, tidak percaya diri, tidak bisa diam.

Terapi Okupasi (OT)

  • Terapi bagi pasien yang mangalami gangguan fisik dan atau mental dengan menggunakan aktivitas bermakna untuk meningkatkan kemandirian individu dalam aktivitas kehidupan sehari-hari agar dapat meningkatkan produktivitas.
  • Semuanya mengacu pada Aktifitas Kehidupan Sehari hari (AKS / ADL), misalkan : Latihan makan, minum, berpakaian, toileting.
  • Okupasi terapi dilakukan untuk :
    – Meningkatkan gerak tangan secara optimal, seperti kemampuan
    – Memegang pensil, memegang sendok untuk makan, meraih, melempar, menggenggam
    – Meningkatkan motorik halus, spt menggunting, menulis.
    – Kognitif, Meningkatkan atensi – konsentrasi
  • Mengupayakan agar dapat melakukan kegiatan keseharian, aktifitas yang produktif.

Terapi Snoezellen

  • Eksplorasi sensorik untuk meberikan stimulasi sensorik yang tepat sesuai dengan kebutuhan anak dan juga memberikan efek relaksasi pada kasus hiperaktif, dan gangguan pada sistem saraf pusat.
  • Pada kasus CP, Autisme, Hiper/ hipoaktif dgn penekanan stimulasi pada sistem visual, pendengaran, penciuman.